Langsung ke konten utama

Proses Kebahagiaan

 Proses Kebahagiaan



1. Tanda Mengenal Diri

Note: Kimia adalah istilah yang dulu di pakai untuk menggambarkan  proses mengubah sesuatu dari yang tidak berharga menjadi Emas atau Perak.

Imam Al-Ghazali menggunakan istilah kimia, menggambarkan proses perubahan manusia dari makhluk yang hina jadi makhluk yang mulia.

Setiap orang yang mencari kimia bukan dari risalah kenabian, berarti telah meniti jalan yang salah, dan amalnya bagaikan uang palsu.

Ia menyangka dirinya adalah orang kaya raya, padahal dihari kiamat kelak ia akan rugi dan celaka.

"Kami singkapkan darimu tutup yang menutupi matamu, hingga penglihatanmu pada hari itu amat tajam."(QS. Qaf : 22)

Tanda Mengenal diri adalah menjalani kehidupan dengan jalan Kenabian.

2. Mengenali Diri Sendiri

Ketahuilah, kunci untuk mengenali Allah (Makrifatullah) adalah mengenali diri.

" Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelaslah kebenaran bagimu." (QS. Fushshilat : 53)

Rasulullah Saw, sabdakan " siapa yang mengenal dirinya, maka ia telah mengenal Rabbnya."

Tidak ada satupun yang lebih dekat denganmu dari pada dirimu sendiri.

Jika kau tak mengenal dirimu, bagaimana mungkin kau akan mengenal Rabbmu?

Jika kau berkata, "Sesungguhnya aku mengenal diriku."

Padahal yang kau ketahui hanya jasad lahiriah berupa tangan, kaki, kepala dan badan.

Engkau belum mengetahui apa yang ada didalam batinmu,

Mengapa batinmu marah ketika ada pertikaian?

Mengapa batinmu bersyahwat ketika ingin menikah?

Jika Lapar kau akan mencari makanan,

Jika haus kau akan mencari minuman,

Binatang pun melakukan tindakan yang sama.

Maka kewajibanmu adalah mengetahui dirimu dengan sungguh-sungguh..

Dari manakah dirimu sebelum datang ketempat ini?

Untuk apa kau diciptakan?

Dengan apa kau meraih kebahagiaan?

Apa apa yang menyebabkanmu mendapatkan kesengsaraan?

Pada hakikatnya,
Didalam batinmu terdapat berbagai sifat.

Ada sifat-sifat binatang ternak,
Ada sifat-sifat binatang buas,
dan ada pula Sifat Malaikat.

Kewajibanmu adalah mengetahui perkara ini,

Mengenali bahwa masing masing sifat itu memerlukan makanan dan kebahagiaannya masing-masing.

Kebahagiaan binatang ternak adalah didalam makan, minum, tidur dan kawin.

Jika kau bagian dari mereka, berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk mengurus perut dan kemaluanmu.


Kebahagiaan binatang buas terletak dalam menyerang dan merusak, sedangkan setan bahagia dengan tindakan tipu dayanya, kejahatan dan rekayasanya.

Jika kau bagian dari mereka sibukkanlah dirimu untuk merusak dan buat tipu daya.

Sedangkan kebahagiaan malaikat terletak pada Musyahadah (persaksian) kepada keindahan hadirat Rububiyah Allah. Mereka tak punya amarah ataupun syahwat.

Jika kau bagian dari malaikat, berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tingkat Musyahadah (persaksian) terhadap keagungan Allah dan keindahannya sehingga terlepas dari belenggu amarah.

Allah SWT, menciptakan semua sifat ini, bukan untuk menjadikannmu sebagai tawanan.

Melainkan jadikanlah semua sifat ini sebagai tawananmu dan kau kendalikan untuk perjalanannmu kedepan.

Sifat satunya kau jadikan kendaraanmu,
dan yang satu lagi kau jadikan senjatamu,
sehingga keduanya kau gunakan untuk mencapai kebahagiaanmu.

Semua orang yang tidak mengetahui konsep-konsep ini, mereka akan memperoleh permukaannya saja karena kebenaran masih terhalang darinya.


Point selanjutnya dalam proses kebahagiaan adalah

3. Hati (Qalb), Jiwa (Nafs) dan Ruh (Ruh)
4. Mengenal Hati serta Pasukannya

Komentar