Lemahnya kita dalam ibadah sebenarnya karena keadaan hati kita yang lagi lemah hubungannya dengan Allah.
Ibadah yang awal awalnya lagi semangat, tiba tiba terasa berat dilakukan, Perasaan hati itu, udah pengen cepat cepat selesai aja.
Begitulah yang dirasakan pas lagi sholat, baca Qur'an, dzikiran ataupun ibadah
lainnya.
Bahkan anehnya tuh, kalau dalam ibadah sering ngantuk, tapi kalau udah
selesai ibadahnya, ngantuknya ikut hilang juga.
Boro boro mau buat ibadah yang Sunnah, yang wajib aja udah dipercepat.
Namun, keadaan kaya gini. Nggak bisa dibiarin juga.
Berikut tips, bagaimana supaya kita dalam ibadah bisa semangat, Semangatnya tetap terjaga.
1. Pupuk Rasa Cinta kepada Allah
Perasaan cinta kita pada Allah adalah salah satu sumber kekuatan kita dalam beribadah.
Kalau hati dipenuhi cinta kepada Allah, pasti kita bakalan merasakan manisnya ibadah.
Dan cara untuk menumbuhkan cinta pada Allah adalah kita perlu banyak mengingat nikmat yang Allah karuniakan pada kita,
Bagaimana sekiranya jika Allah mencabut nikmat sehat kita?
Bagaimana sekiranya jika Allah menunda napas kita, 5 menit saja..
Sungguh maha baiknya Allah, disaat kita malas atau lalai dari ibadah kita, Allah tetap memberikan kasih sayangnya pada kita, Alhamdulillah
2. Melatih Kekhusyukan
Perasaan khusyu juga mendorong kita hingga semangat dalam ibadah, karena dalam perasaan khusyu ada ketenangan dalam hati.
Hingga hati ada perasaan rindu untuk kembali buat ibadah.
Dan ibadah akan menjadi mudah jika ada perasaan khusyu.
" Dan mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Dan shalat itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu" (QS. Al-Baqarah: 45)
3. Pelajari Tuntunan Nabi dalam Ibadah
Kecintaan pada Nabi Shalallahu alaihi wasallam akan menumbuhkan iman.
Dan haqikatnya ketika kita mengikuti cara nabi, kita sedang berjalan di atas jalan petunjuk, jalan yang lurus, jalan cahaya.
Sehingga, dalam ibadah pasti akan selalu ditolong Allah, karena beribadah bukan sesuai nafsu kita.
4. Memaksa Diri Lama-lama Jadi Kebiasaan
Kebaikan itu terkadang perlu kita paksakan di awal, agar berubah menjadi kebiasaan baik yang berkelanjutan.
Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam berkata,
"Sifat al-hilm (tenang, bisa mengendalikan diri) didapatkan dengan tahallum (melatih diri) (HR. Bukhari)
5. Cari Teman yang Rajin Ibadah
Kalau kita sering bergaul dengan orang yang rajin ibadah, sedikit demi sedikit kita akan terbiasa melakukan kebaikan.
Karena, seseorang itu sesuai dengan keadaan temannya (teman dekatnya), Maka hendaknya kita betul betul memperhatikan dengan siapa kita berteman.
Awalnya yang kita lakukan harus menyesuaikan cara baik untuk mengondisikan, dan kita harus bersabar karena bergaul dengan mereka.
6. Banyak Ingat Mati dan Ingat Akhirat
Kalau kita senantiasa ingat mati, pasti kita akan berusaha memperbanyak bekal untuk kehidupaan setelah mati, dan akan bersemangat melakukan kebaikan.
Apa bekal kita nanti di alam kubur, di alam Mahsyar, di alam siroth. Sungguh mengerikan kalau kita tak buat persiapan.
7. Mulai dari yang Sedikit tapi Konsisten
Agar semangat dalam ibadah bisa tumbuh, mulailah dari ibadah ibadah yang ringan tapi konsistenlah dalam melakukannya.
Misalnya coba biasakan baca Al-quran 1 lembar perhari, jika sudah rutin. Cobalah tingkatkan jadi 2 lembar perhari, dan lakukan secara berulang.
8. Berdoa Meminta Taufik kepada Allah
Jangan lupa untuk berdoa kepada Allah, agar kita dibantu. Karena hidayah untuk beribadah itu adalah kekuasaan Allah, sehingga kita bisa ditolong.
Wallahualam bissowab,
Semoga bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar